Minggu, 04 Januari 2015

SETIA TERINDAH

Setiap hari, kakek dalam foto itu selalu berkunjung ke sebuah panti tempat istrinya yang menderita parkinson dirawat. Kakek itu sendiri sudah berumur 80 tahun, dan sebagaimana kakek-kakek pada umumnya, kesehatannya sudah banyak menurun.
Meski jarak antara rumah dan panti tersebut terbilang jauh, sang kakek tak pernah sekali pun absen mengunjunginya. Ia tetap berangkat pagi-pagi dari rumahnya demi bertemu dan menghabiskan beberapa jam bersama istri tercintanya, orang yang telah sabar dan setia mendampinginya.

Penasaran dengan rutinitas sang kakek yang selalu menyempatkan datang ke tempat itu, orang yang memotret mereka berdua bertanya apakah istrinya merasa gundah jika ia terlambat datang. Sang kakek menjawab bahwa istrinya sudah tidak bisa lagi mengingatnya. Ia sudah tidak ingat lagi suaminya itu sejak lima tahun yang lalu.

Dengan penuh heran, orang yang memotret itu kembali bertanya, ”Anda masih saja pergi kemari untuk menyuapinya padahal ia sudah tidak mengenal Anda?”

Sambil tersenyum, kakek itu menjawab, ”Dia memang sudah tidak mengenali saya, tetapi saya tetap mengenalinya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa tinggalkan pesan, kritik dan sarannya.. Makasih ^_^

Minggu, 04 Januari 2015

SETIA TERINDAH

Setiap hari, kakek dalam foto itu selalu berkunjung ke sebuah panti tempat istrinya yang menderita parkinson dirawat. Kakek itu sendiri sudah berumur 80 tahun, dan sebagaimana kakek-kakek pada umumnya, kesehatannya sudah banyak menurun.
Meski jarak antara rumah dan panti tersebut terbilang jauh, sang kakek tak pernah sekali pun absen mengunjunginya. Ia tetap berangkat pagi-pagi dari rumahnya demi bertemu dan menghabiskan beberapa jam bersama istri tercintanya, orang yang telah sabar dan setia mendampinginya.

Penasaran dengan rutinitas sang kakek yang selalu menyempatkan datang ke tempat itu, orang yang memotret mereka berdua bertanya apakah istrinya merasa gundah jika ia terlambat datang. Sang kakek menjawab bahwa istrinya sudah tidak bisa lagi mengingatnya. Ia sudah tidak ingat lagi suaminya itu sejak lima tahun yang lalu.

Dengan penuh heran, orang yang memotret itu kembali bertanya, ”Anda masih saja pergi kemari untuk menyuapinya padahal ia sudah tidak mengenal Anda?”

Sambil tersenyum, kakek itu menjawab, ”Dia memang sudah tidak mengenali saya, tetapi saya tetap mengenalinya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa tinggalkan pesan, kritik dan sarannya.. Makasih ^_^